Posts Tagged ‘SMA’

ULTAH = MUSIBAH !

Posted: Juni 1, 2010 in Cerita
Tag:

Hari kelahiran mestinya dirayakan dengan pesta, makan-makan atau perayaan lain yang sarat kegembiraan. Tapi ini justru sebaliknya. Yang merayakan ultah malah kena musibah. Lho, kok bisa ?

Begini ceritanya,

Waktu SMU, kami punya tradisi unik terkait ultah. Bila ada anak yang ultah, maka anak tsb harus dikerjai rame-rame.

Contohnya waktu ultahnya si A, waktu mau pulang sekolah anaknya kita kunci di kelas. Setelah itu kita lempar sama telur, bungkusan plastic yang berisi air, tepung, dsb. Yang dilempar tentu saja lari kesana kemari sehingga kelas berubah jadi kapal pecah. Tepung dan air dimana-mana. Sialnya, kejadian tersebut diketahui oleh salah satu guru killer di sekolah kami. Jadinya kami sekelas harus gotong royong membersihkan kelas dengan menggotong bangku dan kursi ke luar untuk dibersihkan dan dijemur sementara lantai ruang kelas dipel.

Pas lagi bersih-bersih, ada guru agama yang datang.

“Ini ada apa?”

“Lagi kerja bakti. Bersih-bersih, Pak!”

“Bagus, bagus.”

Dalam hati kita semua ketawa sendiri.

Ada juga yang lucu. Pada waktu si B ultah, setelah dilempari segala macem si B mau diceburin ke kolam tempat wudlu di mushola. Si B lari dan tentu saja dikejar ama teman-teman sekelas. Akhirnya berhasil juga diceburin. Ga’ tahu kenapa ada yang nyeletuk,

“Eh, si E ayo diceburin juga!”

Padahal waktu itu bukan hari ultahnya si E dan tadi niatannya cuma becanda. Eh, si E yang ga’ mau diceburin langsung lari terbirit-birit. Tentu saja teman-teman yang lain pada ngejar. Si E ini emang terkenal gesit. Dikejar kesana kemari ga’ ketangkep juga.

Dikejar banyak orang, segesit apapun pasti capek juga. Akhirnya si E ini nyerah juga (sambil mangap2 mulutnya). Akhirnya dengan beramai-ramai si E kita ceburin ke kolam tempat wudlu. Untungnya si E ini suka becanda jadi digituin orangnya ga’ marah.

[fahmee]

PAK MUSA = JOSE MOURINHO

Posted: Mei 31, 2010 in Cerita
Tag:

Jika melihat kejeniusan Jose Mourinho dalam mengantarkan Intermilan meraih treble winner, aku teringat dengan Pak Musa, wali kelasku di kelas 3 SMU.

Sewaktu kelas 3 SMU aku mengambil jurusan IPA. Jurusan IPA dibagi menjadi 4 kelas, 2 kelas laki-laki dan 2 kelas perempuan (di sekolah kami, kelas untuk laki-laki dan perempuan dipisah). Untuk jurusan IPA, kelas yang diunggulkan adalah kelas IPA1 ( Penghuni kelas IPA1 adalah siswi2 pilihan dari kelas 2). Sedangkan kelasku adalah IPA4.

Siswa penghuni IPA4 termasuk susah diatur. Pernah ada beberapa guru yang menolak untuk mengajar karena saking jengkelnya. Sehingga terkadang sang ketua kelas harus susah payah merayu guru tersebut untuk mau mengajar.

Tapi pak Musa tidak pernah menyerah menjadi wali kelas kami. Beliau dapat melihat bakat-bakat terpendam dalam siswa-siswanya sehingga kami berhasil menjadikan kelas kami juara umum dalam Classmeeting*1). Di akhir tahun, dengan strateginya beliau berhasil menjadikan kelas kami meraih NEM tertinggi untuk sekolah kami.

Pak Musa mengajar PPKn. Orangnya smart dan cara mengajarnya asyik. Disamping memberi ilmu PPKn, Pak Musa juga memberikan nasehat-nasehatnya kepada kami sehingga diakhir tahun pelajaran kami berhasil menjadi juara.

Terima kasih Pak Musa !

footnote :

1) Classmeeting adalah perlombaan yang diadakan tiap tahun untuk mengisi waktu liburan catur wulan di SMU kami. Kategori yang dilombakan adalah olah raga, seni, dan pidato. Juara umum ditentukan dari total perolehan medali dari semua kategori perlombaan.

Masih SMA Sudah Jadi Teknopreneur

Posted: Mei 12, 2010 in Inspiratif
Tag:

Diane Keng, pendiri laman myweboo.com (YouTube)

VIVAnews – Berwiraswasta tidak harus menunggu sampai lulus sekolah. Seorang remaja di Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa dia bisa merintis jalan sebagai pengusaha kendati masih duduk di bangku SMA.

Dia bernama Diane Keng. Masih berumur 18 tahun, Diane bersama kakaknya Maret lalu sukses meluncurkan laman MyWeboo.com. Laman itu berguna membantu sesama remaja mengatur laman-laman favorit, termasuk situs jejaring sosial, ke dalam satu wadah.

Pada pameran Web 2.0 Expo di San Fransisco awal pekan ini, Diane memamerkan MyWeboo sekaligus berupaya menarik minat para investor untuk menanamkan modal mereka guna mengembangkan jaringan laman itu.

Layaknya seorang profesional, Diane sudah pintar mengatur waktu. Setiap pagi, gadis yang tercatat sebagai murid SMA Monta Vista di Kota Cupertino, negara bagian California, sibuk dengan berbagai pelajaran, termasuk kelas ekstra ilmu ekonomi terapan dan pemerintahan. Sore hari, Diane menjaga kebugaran dengan berlatih badminton.

berita selengkapnya klik disini