Pacar Bayaran

Posted: September 7, 2010 in Film
Tag:, ,

Kadek Devi sebagai Astrid

Ivan Permana sebagai Nico

Demi mendapatkan uang untuk biaya operasi ayahnya yang sakit, Astrid (Kadek Devi) rela menerima tawaran Nico (Ivan Permana),  untuk pura-pura menjadi pacarnya.

Awalnya Astrid berhasil meyakinkan semua orang, terutama Filia, cewek yang naksir Nico bahwa mereka memang pacaran. Hingga Filia kemudian meminta Nico untuk mencarikan teman cowoknya untuk dikenalkan kepada Filia.  Astrid dan Nico pun lalu berusaha mendekatkan Filia dengan Ihsan, teman akrab Astrid yang sebetulnya naksir Astrid.

Mata tak bisa berdusta, Filia tahu bahwa sebenarnya Ihsan menyukai Astrid. Filia kemudian menawarkan kerjasama kepada Ihsan.

“Gimana kalau kita kerjasama, kamu bantuin aku ngedeketin Nico dan aku akan bantuin kamu dapetin cintanya Astrid..!” Ihsan setuju dengan ide Filia. Mereka berdua kemudian berusaha untuk memisahkan Astrid dan Nico.

Tapi cinta bukanlah permainan yang bisa diatur oleh manusia. Astrid dan Nico malah semakin dekat dan timbullah benih-benih cinta di hati mereka.

Pada suatu hari, Nico mengajak Astrid untuk melabrak cewek yang ngaku-ngaku pacar Nico. Melihat Astrid cewek itu langsung keder.

“Nggak sia-sia aku bayar kamu untuk jadi pacar aku..” kata Nico.

Astrid tersinggung dan mengatakan dia sudah bosan pura-pura jadi pacar Nico.

Saat pelajaran berlangsung, Astrid tidak ada di kelas dan tidak mengikuti pelajaran. Nico mencari Astrid dan menemukannya duduk sendirian di pojok sekolah. Nico meminta maaf atas kata-katanya. Tiba-tiba ada guru yang memergoki mereka berdua. Astrid dan Nico dibawa ke ruang guru. Nico kemudian menjelaskan bahwa dia hanya berusaha menghibur Astrid yang sedang sedih.

” Apa kalian ini berpacaran?” tanya Pak Guru.

” Ya, Pak. Dan saya sangat menyayangi Astrid.” jawab Nico.

” Karna kalian berdua pacaran dan kepergok berduaan pada jam pelajaran, kalian berdua saya hukum berjemur sampai jam sekolah selesai !”

Astrid heran kenapa tadi Nico mengatakan bahwa mereka pacaran.

” Nanti jam 7 malam ku tunggu kamu di Cafe. Aku ingin mengatakan sesuatu..” kata Nico.

Tanpa sepengetahuan Nico, Filia mengadu kepada orangtua Nico perihal uang 3 juta yang diberikan Nico kepada Astrid sebagai syarat agar Astrid mau jadi pacar Nico. Orangtua Nico marah dan mengurung Nico di kamar. Mereka kemudian pergi ke rumah Astrid untuk menanyakan perihal uang Nico tersebut. Sewaktu tiba di rumah Astrid, ibu Nico terkejut karena ayah Astrid ternyata teman SMAnya dulu.

Sementara itu, Astrid sendirian menunggu kedatangan Nico di Cafe. Namun sampai cafenya tutup Nico tidak juga muncul. Astrid mulai menangis. Tiba-tiba Ihsan muncul dan mengatakan bahwa Nico tidak akan datang. Nico hanya mempermainkan Astrid saja.

” Tidak. Nico pasti punya alasan kuat kenapa dia sampai tidak datang, ” kata Astrid sambil meninggalkan Ihsan.

Sesampainya di rumah, Astrid terkejut karena ada orangtua Nico. Ayah Astrid kemudian menceritakan kejadian sesungguhnya perihal uang 3 juta yang diberikan Nico untuk biaya operasinya. Orangtua Nico kemudian buru-buru pulang karena ingat Nico masih terkunci di kamarnya.

Besoknya, Nico mengatakan perasaannya kepada Astrid.

Komentar
  1. Rio mengatakan:

    punya video nya ndak yaaa?? boleh minta yaa?? heheheeeeee

  2. Rio mengatakan:

    punya video nya ndak yaaa?? boleh minta yaa?? hehehee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s