Surga Untukmu

Posted: Agustus 11, 2010 in Film
Tag:

Menyambut bulan yang penuh berkah, mdentertainment kembali memanjakan pemirsa TV dengan menghadirkan sinetron religius yang dibintangi oleh Tamara Bleszynski , Zumi Zola , Dhini Aminarti , Dwi Yan , Ayu Diah Pasha , Leroy Osmani , Baron Hermanto , serta artis ngetop lainnya. Sinetron ini ditayangkan setiap hari Senin-Minggu pukul 18.00 wib di Indosiar. Berikut Sinopsisnya :

Kepulangan Fahmi ke tanah air sangat ditunggu-tunggu oleh keluarga Kyai Hasan Al Habsyi. Selain karena Fahmi anak satu-satunya dari keluarga itu, dia juga merupakan kebanggaan keluarga karena berhasil menyelesaikan beasiswa di Kairo. Ia diharapkan bisa menjadi penerus pesantren Al Muarofah yang dipimpin ayahnya.

Namun dalam perjalanan pulang menuju kampungnya, Fahmi bertemu dengan Halimah, seorang janda beranak 3 yang sedang diusir dari rumah kontrakannya. Halimah juga dikejar-kejar oleh rentenir, karena belum melunasi utangnya. Fahmi segera menolong dan membawa Halimah dan anak-anaknya ke rumah. Terjadilah kegemparan dalam keluarga Kyai Hasan. Kyai Hasan menyuruh Fahmi memulangkan Halimah, namun Fahmi menolak karena dia merasa wajib menolong dan menampungnya di pesantren.

Sang rentenir yang marah akhirnya memanasi warga kampung dengan memfitnah Halimah dan Fahmi. Halimah makin terpojok, hidupnya penuh hinaan dan penderitaan. Fahmi yang melihat itu akhirnya memutuskan menikahi Halimah, agar hidup Halimah dan anak-anaknya menjadi terhormat dan terjamin. Tentu saja Kyai Hasan tidak setuju dengan keputusan itu. Ia sudah menjodohkan Fahmi dengan Ranun, yaitu anak dari kyai Syaripudin, sahabat Kyai Hasan, yang juga pemilik pesantren.

Namun Fahmi bersikukuh. Baginya menikahi Halimah adalah ibadah, lagipula dia berpegangan pada sunnah rosul. Sejalan dengan waktu, rasa kasihan dan iba Fahmi pada Halimah berubah menjadi sayang dan cinta. Fahmi pun akhirnya menolak menikahi Ranun, karena dia sudah jatuh cinta pada Halimah. Ranun yang diam-diam mencintai Fahmi pun sangat kecewa, dia jatuh sakit. Kyai Syaripudin, ayahnya, lalu menyalahkan Kyai Hasan.

Apakah yang akan terjadi dengan pernikahan Fahmi dan Halimah? Akankah Kyai Hasan diam saja akan keputusan Fahmi?

Drama keluarga yang menyentuh ini akan bisa disaksikan dalam serial drama “Surga Untukmu” di Indosiar.

sumber : mdentertainment.net

Komentar
  1. riya mengatakan:

    q ska ama snetron ni tlong d mawnkan lge za

  2. fahmee76 mengatakan:

    Episode 45, Jumat, 24 September 2010
    Halimah kaget, keluarga Fahmi juga kaget ketika secara tidak sengaja mereka bertemu di rumah sakit itu. Akhirnya semua membujuk Halimah untuk kembali ke rumah, berkumpul lagi dengan semua keluarga.

    Malik diam-diam merasa cemburu melihat interaksi antara Arfan dan Aisha. Namun baik Arfan dan Aisha tak mengerti rasa cemburu Malik.

    Sementara itu, Kyai Hasan berniat mengadakan acara pengajian dan syukuran atas kehamilan Ranun.

  3. fahmee76 mengatakan:

    Episode 43, Rabu, 22 September 2010
    Keluarga Fahmi tampak terkejut ketika Halimah pergi meninggalkan rumah dan anak-anaknya karena ancaman Pudin. Ranun dan semuanya membujuk Fahmi untuk pergi mencari Halimah.

    Pudin tak menyangka akan ditangkap polisi ketika menunggu kedatangan Halimah. Ternyata Halimah lebih memilih melaporkan Pudin ke polisi dibanding ketakutan lagi seperti dulu.

    Halimah mencoba menelepon ke Rumah karena kangen pada Bilal dan Nisa, tapi ia tidak sanggup bicara apapun ke Kyai Hasan yang menerima telepon.

  4. fahmee76 mengatakan:

    Episode 42, Selasa, 21 September 2010
    Halimah disandera oleh Pudin dan Rubiah. Sementara itu kondisi Fahmi makin drop dan dibawa ke ruang operasi. Warga desa yang berkunjung menjadi marah begitu tahu kondisi Fahmi dan juga hilangnya Halimah.

    Halimah sendiri dibawa ke hutan setelah mobil Pudin mogok. Di hutan, Rubiah memaksa Halimah segera meninggalkan Fahmi. Rubiah berkata akan membunuh Fahmi.

    Akhirnya, penduduk desa berhasil mencium jejak mereka, namun Pudin berhasil kabur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s