Arsip untuk Juni, 2010

Ambillah Waktu…

Posted: Juni 29, 2010 in Inspiratif, Kata Mutiara
Tag:

Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan.

Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi.

Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.

Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.

Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.

Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.

Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.

Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa berarti.

Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.

Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga.

Iklan

Apakah penggunaan kartu merah dan kuning sudah dikenal begitu sepak bola modern muncul? Jawabannya tidak. Kartu merah dan kuning baru diperkenalkan di Piala Dunia 1970.

Namun, inspirasinya muncul pada Piala Dunia 1966. Pada perempat final antara tuan rumah Inggris lawan Argentina. Wasit yang memimpin pertandingan itu berasal dari Jerman, yakni Rudolf Kreitlein.

Karena melakukan pelanggaran keras, kapten Argentina, Antonio Rattin, dikeluarkan oleh Kreitlein. Namun, Rattin tak paham apa maksud wasit asal Jerman itu. Dia pun tak segera meninggalkan lapangan.

Wasit Inggris yang ikut bertugas di pertandingan itu, Kn Aston, kemudian masuk ke lapangan. Dengan sedikit modal bahasa Spanyol, dia merayu Rattin untuk meninggalkan lapangan. Sebab, wasit yang memimpin pertandingan, Rudolf Kreitlein, memutuskan begitu. Karena hanya tahu bahasa Jerman dan Inggris, ia kesulitan menjelaskan keputusannya kepada Rattin.

Karena kasus ini, Ken Aston kemudian berpikir. Harus ada komunikasi universal yang bisa langsung diketahui semua orang, ketika wasit memberi peringatan kepada pemain atau mengeluarkannya dari lapangan. Sehingga, wasit tanpa harus membuat penjelasan dengan bahasa yang mungkin tak diketahui pemain.

Suatu hari, dia berhenti di perempatan jalan. Melihat traffic light (lampu merah), dia kemudian mendapatkan ide. Kemudian dia mengusulkan agar wasit dibekali kartu kuning dan merah. Kartu kuning untuk memberi peringatan keras atau sanksi ringan kepada pemain yang melakukan pelanggaran. Sedangkan kartu merah untuk sanksi berat dan pemain yang melakukan pelanggaran berat itu harus keluar dari lapangan.

Ide itu diterima FIFA. Pada Piala Dunia 1970, kartu kuning dan merah untuk pertama kalinya digunakan. Ironisnya, sepanjang Piala Dunia 1970 tak satu pun pemain yang terkena kartu merah. Hanya kartu kuning yang sempat dilayangkan. Sehingga, kartu merah tak bisa “pamer diri” di Piala Dunia 1970.

Meski ide itu datang dari wasit Inggris, namun negeri itu tak serta-merta menerapkannya di kompetisi mereka. Kartu merah dan kuning baru digunakan di kompetisi sepak bola Inggris pada 1976. Karena kemudian wasit terlalu mudah mengeluarkan kartu dan diprotes banyak pemain, maka penggunaannya sempat dihentikan pada 1981 dan 1987.

Yang menarik, ide ini diadopsi cabang olahraga hoki. Bahkan, di cabang ini menggunakan tiga warna kartu, seperti traffic light: hijau, kuning, dan merah. Hijau untuk peringatan, kuning untuk mengeluarkan pemain sementara waktu, dan merah untuk mengusir pemain secara permanen.

Source : dalimunthe.com

sumber : top10-indonesia-dunia.blogspot.com

Ingatlah Saat…..

Posted: Juni 28, 2010 in Kata Mutiara
Tag:, ,

Disaat kamu ingin melepaskan seseorang..ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya…

Disaat kamu mulai tidak mencintainya…ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya…


Disaat kamu mulai bosan dengannya…ingatlah selalu saat terindah bersamanya…

Disaat kamu ingin menduakannya…bayangkan jika dia selalu setia…


Saat kamu ingin membohonginya…ingatlah disaat dia jujur padamu…


Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu…


Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu…,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu…

(fahmee76)

sumber tulisan : kaskus.us

sumber gambar : google picture search

TOKET MONTOK DENGAN BH PINK

Posted: Juni 28, 2010 in Lucu
Tag:

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua. Wanita itu berkata: “Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut”.

Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, “Apakah suamimu sudah pulang?” Wanita itu menjawab, “Belum, dia sedang keluar”.

“Oh kalau begitu,kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali”, kata pria itu.

Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, “Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini”.

Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam. “Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama”, kata pria itu hampIr bersamaan.

“Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran.

Salah seseorang pria itu berkata, “Nama dia Kekayaan,” katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, “sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.Sedangkan aku sendiri bernama Kasih-sayang. Sekarang, coba Tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu.”

Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar.

Suaminya pun merasa heran. “Ohho…menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan.”

Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita.”

Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Kasih-sayang yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Kasih-sayang.”

Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. “Baiklah, ajak masuk si Kasih-sayang ini ke dalam. Dan malam ini, Si Kasih-sayang menjadi teman santap malam kita.”

Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. “Siapa diantara Anda yang bernama Kasih-sayang? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini.”

Si Kasih-sayang bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho..ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan. “Aku hanya mengundang si Kasih-sayang yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga? ”

Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. “Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Kasih-sayang, maka, kemana pun Kasih-sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Kasih-sayang, maka kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta. Dan hanya si Kasih-sayang yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini.”

Kabupaten Bojonegoro memiliki lebar 230,706 Ha, dengan jumlah penduduk adalah 1.176.386, dan merupakan bagian dari provinsi Jawa Timur. Lokasinya sekitar 110 km dari provinsi Jawa Timur dan negara di 6 ° 59 ‘7 ° 37’ lintang dan 112 ° 09 ‘bujur.

Kabupaten Bojonegoro memiliki banyak tempat-tempat wisata seperti wisata alam, wisata buatan, wisata budaya, wisata ziarah. Salah satu tempat wisata yang menjadi andalan Bojonegoro adalah Kayangan Api, obyek wisata ini adalah api abadi terbesar di Asia dan terbesar di dunia.

KAYANGAN API

Sejarah

Nama “Kayangan Api” adalah sumber api yang tidak pernah mati, yang terletak di hutan desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, sebuah desa yang memiliki sekitar 42,29% kawasan hutan dari luas desa. Menurut cerita, Kayangan Api adalah tempat Mbah Kriyo Kusumo atau Mpu Supa istirahat, ia juga dikenal sebagai Mbah Pandhe dari Mojopahit. Di sisi barat Kayangan Api, ada genangan lumpur yang mengandung sulfur, dan menurut kepercayaan, pada waktu itu masih dibuat alat pertanian dan pusaka seperti; keris, tombak, cundrik, dll Bojonegoro orang masih percaya bahwa sumber api ini adalah suci dan menurut cerita, kebakaran ini telah mengambil jika ada upacara penting yang telah dilakukan di masa lalu, seperti; Jumenengan Hamengku Buwono X Ngarsodalem dan mengambil api melalui persyaratan yang pesta tradisional / Wilujengan dan tayuban dengan Song Jawa (Gending) dari Eling-Eling, Wani-Wani dan gunung, yang merupakan lagu favorit Mbah Kriyo Kusumo’s.

Itu sebabnya ketika musik telah memainkan dan menari-nari, setiap tubuh tidak diperkenankan untuk menemani ‘Waranggono’. Dari cerita masyarakat, kemudian Kayangan Api yang terletak sekitar 25 km dari kota Bojonegoro, ditempatkan sebagai objek wisata alam dan ditempatkan untuk mengadakan yang penting adalah upacara ulang tahun Kabupaten Bojonegoro, bersama-sama memurnikan (ruwatan massal), dan “wisuda Waranggono” (Waranggono lulus).

Fasilitas Objek Wisata

Lokasi ini sangat cocok untuk acara outbound, karena ini merupakan daerah pariwisata. Pada waktu tertentu, terutama pada hari Jumat Pahing (Jum’at Pahing = satu hari Jawa) ada banyak orang datang ke sini untuk membuat permohonan untuk mendapatkan kesuksesan, mendapatkan pasangan menikah, mendapatkan status yang tinggi dan bahkan juga untuk mendapatkan pusaka itu. Upacara tradisional yang telah dilakukan oleh masyarakat adalah Nyadranan (Bersih Desa / ulang tahun dari desa) sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah.

Pengembangan pariwisata Kayangan Api bertujuan untuk pengembangan transportasi, telekomunikasi, dan akomodasi. Obyek wisata ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti, ruang, kios, jembatan, dll. Kunjungan ke Kayangan Api dapat melanjutkan wisata alam Watu Jago Bojonegoro.

sumber : kaskus.us